Lewati ke konten

Tanya Jawab

Haji

Bagaimana cara melaksanakan salat-salat di Mina?

Salat fardu yang terdiri dari empat rakaat harus dikerjakan dua rakaat. Ini disebut qasar. Salat-salat tersebut adalah Zuhur, Asar, dan Isya. Pada waktu haji, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengerjakan salat-salat tersebut secara qasar di Mina, Arafah, dan Muzdalifah bersama seluruh orang, baik yang berasal dari dalam maupun luar Makkah; ini adalah sunah. Dalam hal ini, beliau tidak membedakan antara orang mukim dan musafir. Artinya, beliau juga tidak memerintahkan penduduk Makkah untuk mengerjakannya empat rakaat. (Fatwa Ibnu Taimiyah dan Fatwa Ibnu Baz) Namun, perlu diingat bahwa salat fardu Subuh dan Magrib, yaitu salat yang terdiri dari dua dan tiga rakaat, tidak pernah diqasar. Di Mina, kerjakanlah setiap salat pada waktunya dan jangan menjamaknya. Artinya, jangan mengerjakan Zuhur dan Asar secara bersamaan, serta Magrib dan Isya secara bersamaan, sekalipun Anda seorang musafir.