Lewati ke konten

Panduan Haji

Umrah sebelum haji

Halaman bab

Sa'i

3 menit bacaTerakhir diperbarui 9 September 2026

Keutamaan sa'i di Safa dan Marwah

Diriwayatkan dari Ibnu Umar r.a., Rasulullah ﷺ bersabda,

«وَأَمَّا طَوَافُكَ بِالصَّفَا وَالْمَرْوَةِ كَعِتْقِ سَبْعِيْنَ رَقَبَةً»

‘Ketika engkau melakukan sa'i di Safa dan Marwah, hal itu akan mendatangkan pahala memerdekakan tujuh puluh orang budak.’[1]

Laksanakanlah sa'i dengan benar sesuai tata cara berikut

1. Ketika mendekati Bukit Safa, ucapkanlah,

إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اللهِ، أَبْدَأُ بِمَا بَدَأَ اللهُ بِهِ.

(Innaṣ-ṣafā wal-marwata min sya‘ā'irillāh. Abda'u bimā bada'allāhu bihī.)

‘Sesungguhnya Safa dan Marwah termasuk syiar-syiar Allah. Aku memulai dengan apa yang Allah mulai dengannya.’[2]

2. Kemudian naiklah ke Bukit Safa dan berdirilah menghadap Baitullah,[3] lalu nyatakanlah keesaan, kebesaran, dan pujian kepada Allah dengan mengucapkan,

اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ اْلَحمْدُ يحيى ويميت وَهَوُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ، لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، أَنْجَزَ وَعْدَهُ، وَنَصَرَ عَبْدَهُ، وَهَزَمَ الأَحْزَابَ وَحْدَهُ.

(Allāhu akbar, Allāhu akbar, Allāhu akbar, lā ilāha illallāhu waḥdahū lā syarīka lahū, lahul-mulku wa lahul-ḥamdu, yuḥyī wa yumītu wa huwa ‘alā kulli syai'in qadīr. Lā ilāha illallāhu waḥdahū lā syarīka lahū, anjaza wa‘dahū, wa naṣara ‘abdahū, wa hazamal-aḥzāba waḥdah.)

‘Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, Allah Mahabesar![4] Tidak ada sembahan selain Allah. Dia Maha Esa dan tidak ada sekutu bagi-Nya. Kerajaan hanya milik-Nya dan segala pujian juga bagi-Nya. Dia menghidupkan dan mematikan. Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Tidak ada sembahan yang benar selain Allah semata. Tidak ada sekutu bagi-Nya. Dia telah memenuhi janji-Nya, menolong hamba-Nya, dan sendirian mengalahkan pasukan-pasukan musuh.’[5]

3. Ketika berdoa, angkatlah kedua tangan.[6]

4. Bacalah doa yang disebutkan tersebut dan doa apa pun yang baik untuk dunia dan akhirat sesuai kemampuan sebanyak tiga kali. Tata caranya adalah: bacalah doa di atas satu kali, kemudian sertai dengan doa lain sesuai kemampuan. Setelah itu, bacalah kembali doa tersebut dan sertai dengan doa lain. Lakukanlah demikian sebanyak tiga kali.’ Sebab, dalam hadis disebutkan secara jelas, ‘Kemudian beliau berdoa di sela-selanya. Beliau melakukannya seperti itu sebanyak tiga kali.’[7] Berbagai doa yang dibaca di Safa dan Marwah telah diriwayatkan dari para sahabat r.a.[8]

5. Setelah selesai berdoa di Bukit Safa, berjalanlah menuju Marwah. Bacalah doa apa pun yang terlintas dalam benak dan terasa mudah bagi Anda. Setelah turun dari Safa dan berjalan sedikit, Anda akan melihat lampu hijau menyala di atas serta di sisi kanan dan kiri. Tempat ini disebut Baṭnul-Wādī (bagian dalam lembah). Di bagian ini, jemaah haji laki-laki hendaknya berjalan cepat seperti berlari. Ketika sampai pada tanda lampu hijau berikutnya, kembalilah berjalan dengan kecepatan normal. Adapun perempuan hendaknya tetap berjalan dengan kecepatan normal di bagian ini. Ketika berjalan di antara kedua tanda hijau tersebut, bacalah doa berikut,

«رَبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ، إِنَّكَ أَنْت َالأَعَزُّ الأَكْرَمُ».

(Rabbighfir warḥam, innaka antal-a‘azzul-akram.)

‘Wahai Tuhanku, ampunilah aku dan rahmatilah aku. Sesungguhnya Engkau lebih perkasa dan lebih mulia.’[9]

6. Dari sini, berjalanlah dengan kecepatan normal hingga naik ke Bukit Marwah. Ketika mendekati Bukit Marwah, ayat yang dibaca sebelum sampai di Safa tidak perlu dibaca lagi.

7. Setelah naik ke Marwah, menghadaplah ke Ka'bah dan angkatlah kedua tangan, lalu berdoalah di sini sebagaimana di Safa dengan menyatakan keesaan, kebesaran, dan pujian kepada Allah.[10]

8. Ketika turun dari Marwah menuju Safa dan sampai di dekat lampu hijau, berjalanlah kembali dengan cepat dari sana. Ketika sampai di lampu hijau berikutnya, kembalilah berjalan dengan kecepatan normal.

9. Setelah tiba di Bukit Safa, menghadaplah ke Ka'bah, angkatlah kedua tangan, lalu berzikir dan berdoalah seperti sebelumnya. Safa dan Marwah merupakan tempat dikabulkannya doa. Oleh karena itu, berusahalah secara khusus untuk berdoa di kedua tempat tersebut.

10. Laksanakanlah putaran-putaran sa'i yang tersisa dengan tata cara yang sama.

[1]. Ṣaḥīḥut-Targhīb wat-Tarhīb: 1112.

[2]. Muslim: 1/888.

[3]. Muslim: 1218.

[4]. Nasa'i: 2/624; Musnad Ahmad: 3/388.

[5]. Nasa'i: 2/224; Muslim: 2/222.

[6]. Abu Dawud: 1/351.

[7]. Muslim: 2137.

[8]. Sebagai contoh, lihat Baihaqi: 5/49–50.

[9]. Ibnu Abi Syaibah: 4/68; Baihaqi: 5/95; Thabarani, Ad-Du‘ā': 870; Albani, Ḥijjatun-Nabī, hlm. 120.

[10]. Nasa'i: 4792.