Lewati ke konten

Panduan Haji

10 Zulhijah

Halaman bab

Keutamaan menyembelih hadyu atau berkurban

1 menit bacaTerakhir diperbarui 10 September 2026

Dalam berbagai hadis telah disebutkan keutamaan menyembelih hadyu. Misalnya,

  • Haji yang paling utama ialah haji yang di dalamnya darah hewan hadyu atau kurban dialirkan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya, “Haji apakah yang paling utama?” Beliau menjawab,

الْعَجُّ ، وَالثَّجُّ

“Mengeraskan suara ketika bertalbiyah dan mengalirkan darah hewan.”[1]

  • Pahala mengalirkan darah hewan akan tersimpan di sisi Allah. Disebutkan dalam hadis bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

«وَأَمَّا نَحْرُكَ ، فَمَذْخُورٌ لَكَ عِنْدَ رَبِّكَ»

“Dan darah hewan yang engkau alirkan, sesungguhnya hal itu akan tersimpan untukmu di sisi Allah.”[2]

  • Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sendiri juga menyembelih hewan. Disebutkan dalam hadis,

«وَنَحَرَ النَّبِى صلى الله عليه وسلم بِيَدِهِ سَبْعَ بُدْنٍ قِيَامًا».

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan tangan beliau sendiri melakukan nahr (menyembelih) tujuh ekor unta dalam keadaan berdiri.”[3]

Dengan demikian, menyembelih hewan merupakan amalan yang utama. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sendiri juga melakukannya dan menganjurkan agar hal itu dilakukan.

[1]. Tirmidzi: 827.
[2]. Mushannaf ‘Abdur Razzaq: 5/16.
[3]. Bukhari: 1714. Menurut riwayat lain, beliau menyembelih sendiri 63 ekor hadyu. Muslim: 1217.